Adegan-Adegan (Basi) Dalam Sinetron Kita

Saat ini program sinetron di televisi sedang booming di Indonesia dengan beragam latar belakang cerita yang berbeda-beda. Tapi tahu kah Anda bahwa banyak adegan-adegan dalam sinetron itu yang BASI banget, alur cerita yang gak jelas dan bertele-tele, serta banyaknya faktor KEBETULAN yang di paksakan.

Cekidot aja deh adegan-adegan BASI pada sinetron-sinetron di Indonesia :

Adegan 1:



Sinis, bengis, sarat dialog-dialog najis..
Ngomong sendiri dalam ati dengan mata melotot-lotot, muka dizoom in dan zoom out..
Untuk adegan kayak gini yang feel-nya dapat banget, masih dipegang ama tante Leli Sagita

Adegan 2:



penuh trik dan intrik, serta ide-ide brilian dalam hal penyiksaan.
Tengku Fahri kayaknya masih perlu belajar banyak dari Sineton kita..

Adegan 3:



Kesenjangan sosialnya mantap banget.
Yang kaya, kaya banget.
Yang susah, susah banget.
Naysila Mirdad belom kesaing kalo untuk adegan orang terzolimi.

Adegan 4:



berantem sama naga 3D..
no comment dah..

Adegan 5:



Kejar-kejaran di padang rumput atau taman bunga yang langitnya pun pake pewarnaan buatan, sambil nyanyi-nyanyi najong, lengkap ama teks lagu.
Rasakan sensasi Inul Vista dalam rumah anda.

 

Jiaaahhhh…..GUBRAK lagi!!!!

Satu Tanggapan

  1. Tayangan-tayangan pada televisi sekarang ini semakin kurang layak untuk ditonton. mereka tidak mempedulikan para penikmat televisi itu ada berbagai kalangan usia. Terutama untuk anak-anakyang tentu saja akan berdampak kurang baik pada cara berpikir mereka. kita berharap para sineas pertelevisian bisa mengoreksi tayangan-tayangan yang mereka buat .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: