Tersangka Bom Norwegia Inginkan Eropa Bebas Muslim

Tersangka pelaku serangan mematikan di Norwegia, Anders Behring Breivik, menerbitkan manifesto setebal 1.500 halaman di internet. Manifesto bertajuk “2083: Sebuah Deklarasi Kemerdekaan Eropa” (2083: A European declaration of Independence) itu ditulisnya sebelum melakukan serangan bom mobil di Oslo dan penembakan di Pulau Otoeya yang menelan korban tewas hingga 91 orang, Jumat (22/7).

Situs Aljazeera (24/7) menurunkan ulasan tentang posting Breivik itu dengan judul “A Manifesto for a Muslim-free Europe”. Disebutkan, dokumen itu penuh nasihat untuk martir Kristen pemula plus sejumlah tips tentang bagaimana membuat bom dan membuat racun, juga kiat menggunakan video game untuk mengasah keterampilan menembak.

Tulisan itu berisi prasangka ekstrem terutama kepada kaum Muslim. Intinya, penulis menginginkan satu hal: “a Muslim-free Europe “ (Eropa yang bebas dari kehadiran warga Muslim).

Polisi Norwegia mengatakan, dalam manifesto tersebut Breivik menulis motivasi melakukan serangan. Menurut Breivik, multikulturalisme Eropa melemahkan kebanggaan nasional karena “telah terjadi kolonisasi Islam di Eropa”.

“Tindakan ini ditujukan untuk memicu revolusi guna mengakhiri kolonisasi Islam di Eropa yang telah berlangsung selama beberapa abad,” tulis Breivik. “Tindakan ini ditujukan untuk memicu revolusi guna mengakhiri kolonisasi Islam di Eropa yang telah berlangsung selama beberapa abad”

Dalam tulisan terakhir di internet sebelum melakukan aksinya hari Jumat, Breivik mengatakan, “Saya akan dicap sebagai monster Nazi terbesar sejak Perang Dunia II.”

Pengacara Breivik mengatakan, kliennya ingin menghukum warga asli Eropa karena mengkhianati warisan benua tersebut. Ia menambahkan, Breivik akan menjelaskan semuanya di pengadilan. “Ia ingin mengubah masyarakat dan dalam pandanganya perubahan itu harus dipaksakan melalui revolusi,” kata Geir Lippestad, pengacara Breivik.

Polisi Norwegia mengatakan, Breivik telah mengakui semua perbuatan meski menolak mengakui tindakan itu sebagai perbuatan melawan hukum. Polisi tidak berencana mencari tersangka lain dalam kasus ini. Para penyelidik berencana menghadirkan Breivik di pengadilan hari Senin (25/7).

Breivik mengaku dirinya sebagai “nasionalis Kristen fundamentalis” yang anti-Islam dan ingin Eropa bebas dari penduduk Musliam (Europe-free Muslim). Ia mengatakan, tentara Salib telah kembali. (Mel/BBC/Aljazeera/ddhongkong.org).*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: